Carakan

27 April 2005 oleh paydjo

Free Image Hosting at www.ImageShack.us Mungkin banyak yang bertanya. Tulisan di atas (sambil nunjuk header) itu apa artinya. Buat yang belum tau, tulisan di header itu pake huruf jawa. Pas aku SLTP dikasih tau ama pak Marma (guru mata pelajaran Bahasa Daerah) abjad jawa disebut Dentawiyanjana, tapi di berbagai artikel internet sering disebut Carakan.

Tulisan di header itu aku tulis pake font Hanacaraka yang bisa diambil dari situs http://hanacaraka.fateback.com/.

Tulisan di atas berbunyi:
paydjo dot net
celoteh-celoteh paydjo di dunia maya


Tapi tulisan jawanya gak standard :D
karena aku make spasi untuk memisahkan kata-katanya. Penulisan jawa seharusnya tidak pake spasi.

Tapi menurut aku kalo tanpa spasi jadi membingungkan. Karena pemenggalan katanya harus berhati2. Bisa jadi maksud penulis bisa tidak tersampaikan gara-gara pembaca salah memenggal kata.

misal aja:
ibukuwingisingonosumur

hayo bacanya (menggalnya) gimana coba??

Selain itu penulisan kata “dunia” seharusnya “dhuniyah”, dan kata “maya” ditulis “mayah”. Kalo tidak salah, ini aturan untuk penulisan kata-kata ilmiah, bahkan menulis “Indonesia” saja seharusnya “Indonesiyah” bukan “Indonesiya” apalagi “Indonesiha”. cmiiw

Ada diskusi menarik tentang unicode huruf jawa di situsnya Jay. Ternyata ada juga yang peduli dengan huruf jawa, khususnya di dunia “komputer”.

Popularity: 13% [?]

Artikel terkait:
Tulis komentar

8 komentar untuk tulisan ini

  1. lantip menulis:

    hohohoo.. berarti saya salah komen. hihihi..
    lha ananging ngaten mas, menawi sampeyan milih nulis paydjo, kan nggih radi aneh to? kok wonten pangku wonten tengah.. hmm.. mbok bilih kulo ingkang klentu nding… :p matur nuwun sanget.

    Mekaten kangmas Lantip.
    Panulisan ukara (kalimat) teng carakan, pake basa gaul aja dech :D

    Begini. Penulisan kalimat yang benar menggunakan aksara jawa, “setauku”, seharusnya diawali adeg2, dan diakhiri tanda berhenti, Pada Lungsi ato Pangkon + Pada Lingsa.

    Seperti yang aku tulis di komentar sebelumnya, aksara Jawa tidak mengenal pasangan tumpuk tiga, jadi biar tetep tumpuk dua, aksara pertama dipangku, baru kemudian dilanjutkan aksara ke-2 dipasangi aksara ke-3.

    Soal tanda pangkon di tengah kalimat, itu sah2 saja, bahkan ada 2 kemungkinan fungsinya.
    1. Jika aksara setelah aksara yang dipangku itu mati, maka pangku itu hanya untuk membuat 2 huruf mati berurutan, seperti contoh penulisan PAYDJO

    2. Jika aksara setelah aksara yang dipangku ternyata biasa, bukan mati. Maka tanda Pangkon itu dianggap sebagai tanda baca koma “,” yang fungsinya sama seperti Pada Lungsi

    Setauku seperti itu mas Lantip

    nb:
    maaf aku mungkin salah membedakan Pada Lungsi dan Pada Lingsa. Jika terbalik mohon dibetulkan. Dah lupa penulisan secara lengkap, cuma ingat Ha Na Ca Ra Ka-nya saja ;))

    Yang ada di komentar ini:
    Pada Lungsi: garis 2 (tanda titik)
    Pada Lingsa: garis 1 (tanda koma)

  2. nur hadiman menulis:

    mas paidjo, emang PAIDJO = baca paijo, dalam penulisan aksara jawa harus pake ‘D’. setahuku “Dj” itu dibaca “J”,
    menurutku tulisan PAIDJO dalam latin, menjadi Pa -mati Ya, trus taling ja tarung dalam aksara jawa.
    lain lagi kalo pake aksara jawa gaul.

    sekali lagi, maaf

    namaku PAYDJO bukan PAIJO, PAIDJO, PAYJO

    nah untuk mempertahankan agar tidak terjadi salah persepsi, aku menuliskan ke huruf jawa apa adanya, jadi tetep PAYDJO

    secara penulisan, kata tersebut “menurut aku” sudah benar. memang secara kaidah tidak lazim, kata PAY ini gaul sedang DJO ejaan lama yg sama dengan JO.

    jadi bisa dibilang PAYDJO adalah nama gaul yg “kalo boleh” jadi trade mark buat aku, tp ternyata sudah banyak yang memakai nama ini.

    so, mohon maklum ya mas Nur Hadiman dan mas Lantip.
    setidaknya sekali lagi itu hanya untuk mempertahankan kalo namaku PAYDJO bukan PAIJO, PAIDJO, PAIDJO

  3. nur hadiman menulis:

    waduh nyuwun pangapunten kang kathah mas Paydjo (pakai ‘Y’ bukan ‘I’). ndadak kudu mbuburi nek aku kumawani nganteni jeneng wong….hehehehhe
    Inggih sampun menawi makaten, menawi punika (PAYDJO) katuju kangge trade mark, kula nderek kemawon..
    Mas Pay, kula badhe ndherek nyuwun tulung, punapa Mas Pay kagungan font Jawa palsu? (font latin mirip jawi)

    aku gak punya font jawa palsu :D
    dah nyari2 gak ketemu
    mesti beli 50rb ke situsnya :(

    kalo mas nur hadiman mo beli, ntar aku pinjem ya ;;)
    buwat ngganti hider itu (sambil nunjuk ke atas)

  4. pemakai menulis:

    ixpose
    ixpose
    ixpose
    ixpose
    ixpose
    ixpose
    ixposeixposeixpose
    ixpose
    ixpose
    ixpose
    ixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposei xposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeix poseixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixp oseixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixpo seixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixpos eixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixpose ixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposei xposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeix poseixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixp oseixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixpo seixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixpos eixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixpose ixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposeixposei xpose

    \:d/

  5. azai menulis:

    Iya nih… kok gak da font jawa palsu yang gratisan ya? :( padahal bagus lho tampilannya…
    Maunya saya sih yang gratisan doang, ada nggak ya? :))

    bisa kok gratisan. mas azai beli dulu trus di-share ama yang lain. jadi aku dapetnya gratis. gimana ;;)

  6. Favicon | Celoteh-celoteh paydjo di dunia maya | paydjo.Net menulis:

    [...] kok kalo akses Paydjo.Net pake FireFox muncul gambar ‘Ha’ di address bar. Dem, itu huruf ‘Pa’ (carakan/jawa), huruf pertama dari kata [...]

  7. Kandar Ag. menulis:

    Iyae…aku juga cari font itu, kayaknya keren!
    Durung ketemu sing gratisan! :) hehehe…

    Salam kenal, Kang Payjo!
    Kandar Ag.

    kalo dah dapet kirim ke aku ya ohm :D

  8. mas usup menulis:

    ni ada Font Jawa Palsu GRATIS.
    font ini ASELI buatanku, makanya aku kasih nama “mas usup jawa” (narsis ….)
    versi pertama angka sama huruf saja (percobaan)
    kalo ada waktu nanti aku sempurnakan
    yang tertarik, kunjungi aku di
    mas-usup.blogspot.com
    trims

    thnx ohm

Tinggalkan Komentar

salya