Makna “Penting” Sebenarnya
So, what’s the point…?
Pada survey pertama, kebanyakan orang cenderung cepat melupakan nama-nama tokoh penting yang baru beberapa saat lalu menjadi pusat perhatian media, terkenal, kaya dan menjadi idola. Meskipun belum lima tahun berlalu, kebanyakan kita sudah lupa akan prestasi,
pencapaian ataupun ketenaran mereka yang dulu begitu diekspose dan begitu dielu-elukan dunia. Padahal, pencapaian, prestasi, ilmu dan ketenaran mereka dalam berbagai bidang merupakan hal yang didambakan banyak orang.Sedangkan pada survey kedua, kebanyakan kita tetap ingat dengan teman, sahabat, guru, dan orang-orang yang berjasa pada kehidupan kita, meskipun kita mungkin sudah belasan atau puluhan tahun tidak pernah bertemu lagi dengan mereka. Orang-orang yang selalu kita ingat itu mungkin tidak pernah terkenal, dan mungkin hanya melintas sesaat saja dalam kehidupan
kita, namun demikian setelah sekian lama, kita tetap mengingat mereka.So the point is, kebanyakan manusia, dimanapun mereka tinggal, bagaimanapun status sosial-ekonomi mereka, memiliki alam bawah sadar, yang selalu mengingat, menghargai dan mengenang orang-orang “penting” bukan karena ketenarannya, bukan karena prestasinya, bukan karena kekayaannya, bukan pula karena ilmunya, melainkan karena apa yang telah mereka perbuat dalam mengisi kehidupan kita, karena ketulusan dan pertolongannya pada kehidupan kita, karena sumbangannya dalam membentuk karakter kita sehingga kita bisa menjadi seperti yang telah kita capai saat ini.
Merekalah “The Real Important People“.
July 7th, 2005 at 8:43 pm
[...] Nyambung tulisan kemaren, gak tau kenapa sampe sekarang gw masih inget urutan temen2 kelas 1 SMP. [...]