Berbalas kartun

06 April 2006 oleh admin

Gw gag tau, apa hubungan kejadian ini dengan tradisi di daerah sumatra (minang khususnya) berbalas pantun. Tapi yang jelas kejadian ini lucu dan bikin ketawa aja (sampe guling2) =))

Sebenernya males juga sih ngapain ikutan nulis. Tapi barusan baca di milis sma yg gw ikutin bikin bete aja. Ya, karena cuman melihat dari satu sisi langsung jeplak dar der dor.

Kejadian ini diawali ketika harian Rakyat Merdeka menampilkan karikatur 2 dingo (sejenis anjing liar yg ada di australia). Yg jadi masalah karena kepala dingo itu (sangat) mirip dengan PM John Howard dan Menlu Alexander Downer. Bahkan disitu tertulis kata2 Alex, sapaan untuk sang PM, dan bendera ausie.

Ketika kartun ini dipublikasikan, tidak ada pejabat indonesia yg menentang, ato setidaknya mengklarifikasi kalo hal tersebut adalah pendapat Rakyat Merdeka, bukan pendapat seluruh rakyat Indonesia. Dengan kata lain, bisa dianggap seluruh rakyat Indonesia diam2 saja (toh para wakilnya pada diem). Sementara itu, John Howard menanggapi dengan santai. Karena kasus seperti ini wajar dan biasa saja dalam dunia politik.

Oke, masalah selesai.
Hei …, itu kan perdana mentrinya. Gimana rakyat ausie, ato media massa sana ??

Entah bercanda ato ada motif lain, salah satu harian ausie memuat karikatur sejenis. Menurut gw idenya sama, menurut kalian gimana ???

Disitu gag ada tulisan SBY ato papua ato bendera, dll. Yang ada tulisan “Don’t take this the wrong way…” ama “No offence intended”. Tapi apa anggapan sebagian besar rakyat Indonesia?? Itu adalah karikatur presiden mereka. Haiah.

Yang lebih parah, karena ada gambar kotak hitam di atas kepala, dianggap sebagai kopiah, dan kopiah melambangkan Islam. Gedurakzzz. Aturan mana pula itu kopiah identik dengan Islam???

Ketika berita tersebut dipublish, pemerintah ausie langsung mengklarifikasi bahwa hal tersebut tidak ada maksud apa2. Tapi bagaimana tanggapan rakyat Indonesia ??

Ah, sutra lah. Sambil mengingat pelajaran PPKn pas sma. Dulu gw sempet nanya, apa perbedaan chauvinisme dan nasionalisme ??

Apa karena sang putri gag bisa membedakan kedua hal itu, maka dianggap sama aja yach ;;)

Related posts:

  1. Merapi, Ketupat, Sirih dan Garam
  2. Video Indonesia Raya
  3. Miss Indonesia 2008
  4. Tembakau: Berbahaya Dalam Bentuk dan Samaran Apapun
  5. Pramuka

Tulisan ini belum mendapat komentar ... jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar