Chrisye: Jika Surga dan Neraka tak Pernah Ada
02 October 2007 oleh adminApakah kita semua
Benar benar tulus
Menyembah pada-Nya
Atau mungkin kita hanya
Takut pada neraka
Dan inginkan surga
Jika surga dan neraka tak pernah ada
Masihkah kau bersujud kepada-Nya
Jika surga dan neraka tak pernah ada
Masihkah kau menyebut nama-Nya
Bisakah kita semua
Benar-benar sujud
Sepenuh hati
Karna sungguh memang Dia
Memang pantas disembah
Memang pantas dipuja
Popularity: 8% [?]
Artikel terkait:-
No related posts


pernah baca di suatu milist, walaupun isinya saya pribadi merasa kurang pas. Di milis tersebut intinya kalau kita beribadah selain semata-mata karena Allah baik mungkin karena kita ingin mendapat pahala dari Allah (surga), atau karena kita takut kepada murka Allah (neraka), disitu dikatakan bahwa kita harus menanyakan keimanan kita Allah kepada diri kita masing-masing.
Bagi saya kadar keimanan seseorang itu bertahap, tidak langsung setelah orang itu beriman dia melakukan sesuatu langsung murni karena Allah, bisa jadi karena kita takut akan siksa Allah atau bisa jadi karena kita ingin mengharap imbalan dari Allah SWT. coba kita tengok seorang anak kecil yang mencoba berpuasa, mungkin ketika anak itu yang harusnya tidak sanggup berpuasa dia ternyata bisa melakukan puasa karena ada imbalan dari orang tuanya, itulah salah satu pembelajaran puasa bagi anak tersebut.
Om crisyee.. hua hua..
yg nyayi-in dah meninggal..semoga bahagia disisiNya..
aih..ko commentnya ada begininya..
Pada Jumat 5 Oktober 2007 jam 15:21
Menggunakan penjelajah Mozilla Firefox Mozilla Firefox 1.5.0.12 dan Sistem Operasi Windows Windows XP
hiks..takut ketauan..
chrisye… oh chrisye… benar-benar maestro…
Di dalam al qur’an dan hadis banyak disebutkan mengenai ancaman-ancaman terhadap neraka, dan pembalasan yang baik dengan surga.
Begitu banyak pula doa yang berisi agar kita dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam jannah yg mungkin dari kita sudah banyak hafal.
“Rabbana atina fi dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina adzaban nar”
“Allahumma inni a’udzubika min ‘adzabil jahannam,..”
dan lain-lainnya, maka seandainya orang yang berdoa seperti ini karena takut siksa neraka dianggap berbuat syirik/menjadi musyrik maka tentu semua umat muslim adalah musyrik.
Allah telah menetapkan syurga dan neraka sebagai balasan bagi manusia di akhirat kelak. Tidak sepantasnya kita berandai-andai mengenai syurga dan neraka tidak ada, karena tidaklah Allah ditanya mengenai sesuatu melainkan karena Allah Maha Berkehendak dan kehendaknya tidak ada batasnya, justru kita lah yang akan ditanya kelak mengapa di dunia kita begini dan begitu.
Ikhlas adalah beribadah/berbuat semata-mata untuk Allah, takut kepada kemurkaan Allah, takut akan ancaman-ancaman Allah berupa siksa di kubur/neraka, dan mengharapkan imbalan Allah berupa Jannah/Syurga, dan mengharapkan melihat Wajah Allah yang Mulia kelak di hari akhir.
Wallahua’lam.