Ironi Pembajakan
23 January 2008 oleh adminKetika lagu Rasa Sayange dijadikan musik latar situs kebudayaan Malaysia, sontak kita semua teriak lantang. Ketika Reog Ponorogo diaku sebagai salah satu budaya Malaysia, kita pun langsung mencak-mencak.
Tapi apa yang terjadi ketika ada sistem operasi atau perangkat lunak baru keluar? Meski perlu spek komputer yang yahud, kita pun ikutan sibuk nyari ke rental2 ada CD/DVD installernya belum. Dan ikutan mencicipi atau malah terus-terusan memakai. Bahkan tidak sedikit yang bela-belain upgrade spek komputer biar perangkat lunaknya jalan.
Atau ketika ada lagu baru dirilis, kita pun langsung searching di internet nyari MP3-nya tanpa ada niatan beli kaset atau CD-nya. Kalaupun ada niat, gag pernah kesampaian belinya.
MUI sudah mengeluarkan fatwa pembajakan adalah haram. Tapi apa reaksi masyarakat?
Menghadapi pembajakan Malaysia kita bersikap garang, tapi menghadapi pembajakan hak cipta yang lain kita setengah hati atau bahkan tidak menggubrisnya. Ah, Itulah Indonesia …
* salah makan *
Related posts:
Hedwig™ menulis: Pada 24.01.08 jam 13:41
Kadang kita suka teriak-teriak menyalahkan kebodohan orang lain, tetapi kebodohan yang sama sedang dilakukan pada saat yang bersamaan
M Fahmi Aulia menulis: Pada 26.01.08 jam 08:58
Djo…Djo…
Sopwer2mu bajakan ndak??
Hapus dulu mp3-mp3 dan pelm2mu sana gih!!!
raden mas menulis: Pada 29.01.08 jam 12:26
kasus malaysia,dia ngebajak n ngaku lagu rasa sayange adalah milikx, pa lg buat komersil tu buat aku dh nginjek2muka indonesia klo dibiarin, bgtu jg reog ponorogo, klo soal punya lagu2 digital artis indo at manca scara ilegal mnurut ak sah2 aj asal tdk dperjual belikan (ni ak brpendapat dr kacamata ak juga seorang pemain musik) toh sang artis jg makin terkenal, mkin yg rugi adalh prushan rekaman yg menaungi para artis, tp dari segi artisx aku yakin mrk g rugi2amat mlh tmbh pemasukan n tmbh tajir, kyk KANGEN band yg terknal krn lgux dibajak…..soal SO nah ak g`comment ay pake yg free aj…….dh bnyk yg support mp3 n bs muter pilem2 lho