Marhaban Ya Ramadhan

04 October 2005 oleh paydjo

Tak terasa setahun berlalu begitu cepat. Ramadhan tlah di depan mata. Alhamdulillah Ya 4JJ1, Engkau memperkenankan hambamu ini berjumpa lagi dengan Ramadhan. Semoga Ramadhan kali ini lebih berkwalitas dibanding Ramadhan-ramadhan yang dulu.

Ngutip sms teman:

Tiada kata seindah d’oa,
Tiada bulan seindah Ramadhan.

Mohon maaf tuk lisan yang tak terjaga,
Janji yang terabaikan,
Hati yang berprasangka,
Sikap yang menyakitkan.

Selamat menunaikan ibadah puasa!

Popularity: 2% [?]

Isra’ Mikraj

01 September 2005 oleh paydjo

Sebuah tulisan menarik dari Jay tentang Isra’ Mikraj.

Popularity: 3% [?]

Tiga Jengkal

05 August 2005 oleh paydjo

Baca artikel ini dari wan Isaam. Sebuah kiasan menarik :D

… orang belajar melalui tiga jengkal.

  1. Ketika orang di jengkal pertama, dia akan merasa paling tau segala sesuatu, terus dia takabur dengan ilmu yang dimilikinya.
  2. Jengkal kedua, orang itu akan lebih tawadhu. Lebih tenang dan lebih rendah diri dengan ilmu yang dimilikinya.
  3. Jengkal ketiga, orang akan merasa dia tidak tahu apa-apa karena begitu banyak hal-hal yang belum diketahuinya.

Semakin dalam orang belajar, Insyaallah orang akan sampe ke jengkal ketiga.

Yach berarti saat ini gw jengkal pertama aja belum nyampe dunk :D
jangankan sejengkal, seujung kotoran kuku aja mungkin masih belum sampe.

Popularity: 1% [?]

Ingat bebek

21 July 2005 oleh paydjo

Dapet artikel ini dari Vivi, thank yach [-O<

Ada seorang bocah laki-laki sedang berkunjung ke kakek dan neneknya dipertanian mereka. Dia mendapat sebuah katapel untuk bermain-main di hutan. Dia berlatih dan berlatih tetapi tidak pernah berhasil mengenai sasaran.

Dengan kesal dia kembali pulang untuk makan malam.

Pada waktu pulang, dilihatnya bebek peliharaan neneknya. Masih dalam keadaan kesal, dibidiknya bebek itu dikepala, matilah si bebek. Dia terperanjat dan sedih. Dengan panik, disembunyikannya bangkai bebek didalam timbunan kayu, dilihatnya ada kakak perempuannya mengawasi. Sally melihat semuanya, tetapi tidak berkata apapun.

Setelah makan, nenek berkata, “Sally, cuci piring.”

Tetapi Sally berkata, “Nenek, Johnny berkata bahwa dia ingin membantu didapur, bukankah demikian Johnny?” Dan Sally berbisik, “Ingat bebek?”

Jadi Johnny mencuci piring.

Kemudian kakek menawarkan bila anak-anak mau pergi memancing, dan nenek berkata, “Maafkan, tetapi aku perlu Sally untuk membantu menyiapkan makanan.”

Tetapi Sally tersenyum dan berkata, “Tidak apa-apa, karena Johnny memberitahu kalau ingin membantu.” Kembali dia berbisik, “Ingat bebek?”

Jadi Sally pergi memancing dan Johnny tinggal dirumah.

Setelah beberapa hari Johnny mengerjakan tugas-tugasnya dan juga tugas-tugas Sally, akhirnya dia tidak dapat bertahan lagi. Ditemuinya nenek dan mengaku telah membunuh bebek neneknya dan meminta ampun.

Nenek berlutut dan merangkulnya, katanya, “Sayangku, aku tahu. Tidakkah kau lihat, aku berdiri dijendela dan melihat semuanya. Karena aku mencintaimu, aku memaafkan. Hanya aku heran berapa lama engkau akan membiarkan Sally memanfaatkanmu.”

Aku tidak tahu masa lalumu. Aku tidak tahu dosa apakah yang dilemparkan musuh kemukamu. Tetapi apapun itu, aku ingin memberitahu sesuatu. Tuhan juga selalu berdiri di’jendela’. Dan Dia melihat segalanya.

Dan karena Dia mencintaimu, Dia akan mengampunimu bila engkau memintanya. Hanya Dia heran melihat berapa lama engkau membiarkan musuh memperbudakmu.

Hal yang luar biasa adalah Dia tidak hanya mengampuni, tetapi Dia juga tiak mengingat-ingat lagi dosamu.

Popularity: 2% [?]

Kisah Cinta Kadal di Milis Gadjah

02 July 2005 oleh paydjo

Gw dapet cerita ini dari milis gadjah. Menarik juga, so gw kupi pes aja disini

Ini sebuah kisah nyata yang terjadi di Jepang.

Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok. Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor kadal terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku.

Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun. Apa yang terjadi? Bagaimana kadal itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun???

Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal. Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu!

Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan.

Kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain muncul dengan makanan di mulutnya …

Astaga!!
Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor kadal lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10 tahun.

Sungguh ini sebuah cinta…cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor kadal itu. Apa yang dapat dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban.

Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun.
Bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.

Saya tersentuh ketika mendengar cerita ini. Lalu saya mulai berpikir tentang hubungan yang terjalin antara keluarga, teman, saudara lelaki, saudara perempuan…..

Berusahalah semampumu untuk tetap dekat dengan orang-orang yang kita kasihi.

JANGAN PERNAH MENGABAIKAN ORANG YANG ANDA KASIHI!!!

Popularity: 2% [?]